Ban 1 merek

Perkembangan balap motor road race di Indoesia memang sangat pesat. Ini terbukti dengan semakin menjamurnya event road-race yang selalu ada hampir setiap minggu. Bagaimana tidak seorang Shahrol yuzi pembalap kawakan asal malaysia juga berpendapat sama. Ini juga seharusnya ditunjang dengan peraturan dari PP IMI yang baku, agar balapan di tanah air semakin merata dan menarik. Demikin pula dengan penunjukan IRC sebagai ban resmi Motoprix dan Indoprix untuk tahun ini. Banyak orang berpendapat keputusan ini salah kaprah karena balapan dengan menggunakan satu merek ban tidak akan membuat persaingan merata, tetapi ada juga yang berpendapat bahwa dengan merek ban yang sama maka balapan justru akan semakin merata. Mana yang benar dan mana yang salah tergantung dari orang-orang yang merasakan balapan itu juga. Tetapi alangkah lebih baik bila penggunaan ban untuk balap dibebaskan layaknya motogp sehingga persaingan dalam balap bukan hanya dirasakan oleh pembalap dan mekanik, tetapi produsen ban yang menyediakan ban yang khusus didisain untuk keperluan Balap. ban mana yang mampu menyokong pembalap dengan baik maka dia akan tetap dipilih sehingga ban yang dirasakan kurang performanya akan selalu terus berbenah diri dan melakukan inovasi-inovasi dalam pengembangan produk bannya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s