MENGACU PADA STANDARISASI

Karburator dapat diartikan sebuah jantung bagi sepeda motor. Karena, tanpa piranti penyuplai bahan bakar ini, mesin motor tak akan berfungsi. Untuk itulah perlu adanya perhatian khusus terhadap part ini. Adanya kendala yang menghambat aliran bahan bakar pada karburator, dapat membawa petaka pada tunggangan kesayangan anda.

Perawatan maupun setting karburator bisa dilakukan sendiri. Akan tetapi, karena adanya bagian- bagian penting yang ada di dalam karburator ini, disarankan oleh Sahid, Service Manager Suzuki Milenium, untuk mempercayakan kepada bengkel resmi Suzuki (BeReS). Dengan Rp. 12.500 saja, BeReS akan menangani semua masalah pada karburator.

“Langkah awal yang harus dilakukan sebelum menyetel karburator adalah dengan melihat spesi fikasi dari tipe motor. Karena setiap tipe, spek yang ada pada jeroan karbunya pasti berbeda”, jelas Sahid. Sebagai contoh, Satria F150 mempunyai Main Jet berukuran 112,5 mm, 12,5 mm untuk Pilot Jet dan 1 ¾ untuk putaran Pilot Air Screw-nya.

Kita juga bisa melihat kondisi motor. Apakah sudah ada perubahan ataupun penambahan pada parts pendukung, seperti knalpot racing atau yang lainnya. Karena adanya pernggantian ini bisa mempengaruhi setelan pada karburator. Jika mendapati hal ini, spesifikasi pada karbu pun harus ada perubahan. Jeroan pada karbu harus dirubah 2,5 – 5 step dari spek standard.

Jika semua kondisi karburator sudah dicek, tiba giliran kita untuk menyetelnya. Hidupkan mesin motor, pertahankan gas pada RPM 1.500 – 1.600. Kemudian, putar setelan udara (pilot air screw) sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Dengan mengacu pada standarisasi yang sudah ada, kita akan mendapatkan hasil setingan yang sempurna.

source : suzuki.co.id

12 thoughts on “MENGACU PADA STANDARISASI”

  1. om mana yang bener nih,kalo ga salah yg saya baca artikelnya bang sumantri kalo ukuran PJ standar 1/2 putaran?tp disini 1 3/4 putaran?kalo ukuran PJ 15 berapa putaran?saya masih pake knalpot standar,makasih ya om

  2. @dwi
    silahkan saja mau pake yg mana, soalnya artikel di atas kan dikutip dari langsung suzuki. klo yg motor ane pake PJ 15 dulu putaran anginnya 2 putaran lawan arah jarum jam. tapi ini belum tentu cocok dg mtor brother. jadi sbenarnya putaran angin harus kuat filing juga, klo artikel diatas sbg acuan saja. salam.

    1. klo pj di rojok berarti debit bensin untuk puteran bawah lebih banyak,jadi lebih bagus puteran bawahnya, tapi jangan kegedean rojoknya,,malah susah settingnya mberebet terus

      klo mo ngerojok mending pilih mekanik yg feelingnya udah bagus, malah jadi cocok sama karakter mesin

  3. Para FUers saya mw nnya’,cocok mana FU pake karbu tiger sama pake’ karbu ninja 02,soal Fuku dipake’in punya Tiger kok tambah enteng,
    apa bedanya n irit mana???tlong dijawab ea,thx berat

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s