Fu – nya Bamz (ga neko-neko)

Well ,.. ini ada kiriman lagi lewat imel yang ternyata dari c “Bamzspeed”.. Klo sebelumnya FUnya bintang warnanya Putih, sekarang kontras deh…. Hitam brur!!!

dari dulu dia janji mo nampilin Fu nya yang dimodif pahe tapi enak diliat katanya.
Kalo diliat dari hasilnya sih, emang pahe banget. Eits…. tapi jangan salah, justru meskipun pahe tapi nice look kan…
Body hitam legam, pelek putih tanpa cowling ato legshield, tanpa embel2 lain bahkan lampu juga dicopot, cuma stiker monster energi, merek minuman yg kini nempel juga di helmnya rossi (Kakak gw tuh ha..ha..). Kalo sepintas sih kayak motor yang mau ikut balapan aja y,. jadi racing look bgt tampilannya..

Satria Fu150 bamz Continue reading Fu – nya Bamz (ga neko-neko)

Aplikasi Batok Lampu Baru Satria FU 150

OTOMOTIFNET – Setelah melihat tampang baru Suzuki Satria FU 150, banyak biker pengguna motor bebek sport yang bertanya; bisa gak ya batok baru itu dipasang ke FU lama?

“Yah, biar tampangnya keliatan lebih keren dan tetap segar,” ucap Hendri, pembesut FU 150 keluaran 2004.

Tenang, biar enggak penasaran kita tanya langsung dari sumbernya. Menurut M. Haris, mekanik dealer Suzuki di kawasan Jl. Panjang, Kelapa Dua, Jakbar, soal mencomot kedok lampu FU baru buat yang lama, tentu bisa dilakukan.

“Ubahan yang diterapkan enggak terlalu banyak. Namun di bagian kelistrikan ada beberapa penyesuaian,” bilangnya.

diagram-listrik-ganti-batok-satria-fu

ganti-batok-satria-fuTertarik? Kalau iya, sebelumnya lebih dulu beli satu set peranti pengubah tampilan depan yang meliputi housing headlamp (batok lampu), satu unit lampu, windscreen yang ada di atas batok, braket untuk pegangan batok lampu dan yang terakhir satu set indikator berikut rumahnya (gbr.1). Lumayan banyak, memang. Tapi okelah…

Sekarang cara pasang, pertama bongkar dulu batok lampu FU lama. “Termasuk juga braket dudukanya ya. Karena biar enggak goyang, pasang batok baru mesti pakai braket bawaannya yang baru juga (gbr.2),” tutur pria berkulit putih ini.

Oh ya, pada batok lampu FU baru sudah ada lampu senjanya. Sedang yang lama, belum ada. Makanya mesti ada trik jumper kabel, agar lampu senja pada batok baru bisa hidup. Caranya menjumper 1 kabel ke lampu senja belakang, yang warna kabelnya abu-abu. Tanpa perlu mengubah soket (lihat skema),” terangnya serius.

Setelah kabel-kabel terinstalasi dengan benar dan dilindungi isolasi, tinggal memasang batok pada braketnya. Silakan ikat dengan baut-baut penguncinya. Dua di bagian atas dan dua bagian bawah. Pastikan batok penerang utama ini terpasang dengan sempurna.

Tertarik? Harap tenang dulu, meski price list sudah ada, namun akhir Februari barang baru didistribusikan. “Jadi pemesanan baru bisa dilakukan pada 5 Maret. Setelah jeda 5 hari, barang pesanan baru bisa diambil,” papar Jimi kepala divisi spare-part main dealer Suzuki Sunter, Jakut.

Source : otomotif.net

Penulis/Foto:Pidav/Jotos

Satria FU150 Pakai Pen Piston RX-King

OTOMOTIFNET – Anda pemilik Suzuki Satria FU150? Mesinnya mengeluarkan suara berisik; duk..duk..duk.., terus tarikannya pun melempem? Wah, mesti servis besar tuh. Apalagi jika umur pemakaian besutan sudah 3 tahun lebih, buru-buru deh diperiksa sebelum terlambat.

Sebenarnya suara itu dari mana sih? “Penyebabnya ada dua. Pertama kalau laju motor ogah ngibrit, bisa diakibatkan kampas kopling aus, tapi kalau kampasnya masih bagus dan suara kasar itu masih ada, tinggal kita periksa di pen pistonnya,” ungkap Kiki, mekanik sekaligus pemilik bengkel Rizki Motor (RM).

pin-piston

Menurut mekanik humoris ini, penyebab yang disebut nomor dua itu sering sekali terjadi. Maklum pen piston itu sebagai jembatan antara piston dan setang seher yang bekerja naik turun saat mesin hidup. Kalo peranti itu bermasalah, akan menimbulkan bunyi berisik, lama-lama bisa bikin bengkok setang sehernya dan yang paling fatal bisa patah akibat dipaksa bekerja. Hii serem..!

Contoh kasus dialami Artur Akihari warga Cipulir, Kebayoran Lama, Jaksel pada besutannya. Berhubung hidupnya masih bergantung pada orang tua, tentu dana yang dimiliki sangat terbatas, “Apa ada solusi lain Bang? Dana ogut cekak, nih!” harapnya cemas.

“Tenang Bung. Bisa kita pakai pen piston punya Yamaha RX-King, selain harganya murah; Rp 20 ribu dari harga asli FU Rp 35 ribu, bahan dan kualitasnya juga sama,” terang Kiki yang berbadan besar. Jadi penasaran, nih?

Setelah diukur sigmat, tercatat kalau pen piston FU punya panjang 49 mm dengan ketebalan 2,5 mm. Sedang punya RX-King lebih pendek 0,2 mm dari FU yaitu 47 mm dan memiliki tebal 2 mm, hanya diameter lingkarnya saja yang sama-sama 16 mm (gbr.1). Tapi ukuran panjangnya kan beda?

Continue reading Satria FU150 Pakai Pen Piston RX-King

Solusi Jarum Indikator RPM Satria F150 Ngaco

solusi-rpmFU150-ngacoOTOMOTIFNET – Ahmad Dayan lagi asyik-asyiknya naik Suzuki Satria FU 150 di jalan. Eh, mendadak jarum indikator tunggangannya itu gak sinkron sama suara raungan mesin alias mati. Tapi dalam hitungan jari, tuh jarum normal lagi, terus ngaco lagi. “Wah, hidup segan mati tak mau, nih!” umpatnya.

Makanya, ia pun panik. “Bayangin, gak cuma jarumnya. Tapi semua penunjuk angka digital ikut mati!” seru Dayan warga Tanah Seratus, Tangerang. Pria bertubuh gempal itu pun buru-buru gaspol ke bengkel karibnya yang gak jauh dari rumahnya.

Kelar mengeluarkan uneg-uneg pada Abe, mekanik sekaligus pemilik bengkel Mitra Motor (MM) di kawasan Ciledug, Tangerang, didapat kesimpulan kalau gejala ini sering terjadi pada Suzuki Satria FU tahun pembuatan yang baru atau lama.

Apa CDI-nya rusak? Eh, nanti dulu, jangan jadikan peranti itu kambing hitam. “Sebaiknya kita cek dulu peranti-peranti yang terkait. Misal aki dan sistem kelistrikannya, termasuk soket CDI-nya,” bilang mekanik asli Palembang, Sumsel ini.

Tapi kalo bagian tadi tidak bermasalah, baru dilanjut ke lini lain. “Kita runut di bagian sambungan kabel atau soket di dalam batok lampu. Biasanya, kalo kotor atau kemasukan air, akan memicu indikator itu ngadat,” terangnya lagi.

Kok bisa? “Yah iyalaah.. karena FU beda sama bebek yang soket kabelnya ditutup penuh sama sayap, jadi lebih aman. Kalo di FU atau motor sport lain, posisi soket tak terlindungi. Selain itu, posisinya juga ada yang menghadap ke atas. Sehingga kotoran dan air bisa masuk dan tertampung lewat sela-sela sambungan kabel,” ujar Abe yang berkumis tipis ini sembari bilang, umumnya sih, yang terjadi seperti itu.

Terus? “Ya gampang aja. Caranya, cukup amankan peranti-peranti yang saya sebutin di atas tadi agar terhindar dari debu dan air,” anjurnya. Yakni dengan menutup konektor atau soket kabel dengan isolasi. Oke, kalau Anda pun mengalami problem sama, mari kita praktikkan saran Abe. Tapi sebelumnya siapkan peralatan yang dibutuhkan isolasi hitam, kunci ring 8, obeng plus. Setelah itu, parkir motor Anda pakai standar tengah di tempat aman. Lalu lepas baut pengait di batok lampu kiri-kanan (gbr.1).

Setelah itu kendurkan juga baut pengatur tinggi-rendah sorotan lampu di bawah batok pakai kunci ring 8. Terus, copot deh batok dari pegangannya. Di situ kita bisa lihat ada 8 soket yang terbuka (gbr.2).

Lepas satu per satu soketnya dan semprot pakai angin kompresor atau ditiup dengan mulut. Kemudian, semprotkan cairan penetran ke lubang-lubangnya konektor kabel. Jika bagian itu yakin sudah bersih, sambung lagi soketnya. Lantas, lilitkan isolasi hitam (gbr.3).

“Jangan ada celah sedikit pun, kalo perlu ditekan tangan agar lebih ngepres,” saran Abe (gbr.4). Lakukan pada ke-8 soket tadi. Beres? Oke, seperti biasa Anda tinggal merakit lagi peranti yang sudah dilepas tadi, dengan cara membalik langkah membukanya tadi.

source: otomotif.net

Penulis/Foto: Pidav